PP NO. 78 TAHUN 2015 TENTANG PENGUPAHAN MERUGIKAN KAUM BURUH WAJIB DITOLAK

Roy Jinto Ferianto : PP tentang  Pengupahan itu Memiskinkan Buruh Secara sistematis Sudah ada 5 (lima) paket kebijakan ekonomi yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintahan Jokowi-JK. Kelima paket kebijakan ekonomi itu dimaksudkan untuk memperbaiki iklim investasi dan iklim usaha ditengah melambatnya angka pertumbuhan ekonomi dan nilai tukar dollar AS yang semakin melonjak. Dimana dalam paket kebijakan […]

Continue reading


Salam dari Redaksi : Intropeksi…!

Setiap perjalanan apalagi menjalankan/mengelola sebuah organisasi baik besar maupun kecil, pasti memerlukan ruang untuk instropeksi, untuk mengevaluasi apa yang sudah dilakukan dan apa yang sudah diperbuat. Tidak sedikit organisasi menjadi hancur karena aktivis atau para pengurusnya tidak bisa mawas diri atau mengevaluasi diri, banyak pekerja yang menjadi anggotanya kehilangan kepercayaan kepada serikat pekerja tempat mereka […]

Continue reading


Jajak Pendapat : UMK 2016 Naik 25% Realistis

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa upah menjadi komponen utama dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari buruh. Kenaikan upah minimum kerap menimbulkan reaksi kontroversial dari berbagai pihak, terutama dari pihak pengusaha dan buruh. Bukan hal baru jika mereka memiliki kepentingan yang berbeda terhadap ketentuan upah minimum. Pengusaha akan selalu berusaha menekan kenaikan upah minimum karena ketentuan upah minimum […]

Continue reading


Jalan Terjal Menuju UMK 2015

Jalan Terjal Menuju UMK 2015

Penentuan Keanggotaan Depekab Sejak Awal Tidak Jelas Seperti tahun-tahun sebelumnya Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPTSK SPSI) Kabupaten Sukabumi tetap menyatakan diri untuk menjadi oposisi atau berada diluar sistem atau tidak ikut dalam keanggotaan dewan pengupahan Kabupaten  Sukabumi.  Adapun  alasannya tetap  seperti  tahun  sebelumnya  adalah karena  proses  dan  mekanismenya  […]

Continue reading


Upah Naik Signifikan SPSI Didemo Buruh

Upah Naik Signifikan SPSI Didemo Buruh

Ini bener-bener aneh bin ajaib, dan mungkin ini baru pertama terjadi dalam sejarah pergerakan buruh di Sukabumi atau bahkan di Indonesia. Bagaimana jadinya, kalau serikat pekerja atau serikat buruh yang sudah berjuang habis-habisan memperjuangkan upah minimum dan hasilnya lumayan signifikan tapi ujung-ujungnya di demo oleh buruh yang menjadi anggota serikat buruh tersebut. Tapi berbeda dengan […]

Continue reading


MENGENANG PERJUANGAN MELAWAN PENANGGUHAN UPAH OLEH PT. PRATAMA ABADI INDUSTRI

KBR68H, Sukabumi – Produsen sepatu Nike di Sukabumi, Jawa Barat, menggunakan jasa aparat TNI saat meminta buruh menandatangani surat penangguhan pembayaran upah minimum. Rapat pleno Dewan Pengupahan yang digelar di Bandung, pekan lalu, pun menyetujui perusahaan membayar upah di bawah ketentuan upah minimum. Belakangan pabrik menyatakan sanggup membayar sesuai UMK.

Continue reading


PERHITUNGAN UANG PESANGON DAN UANG PENGHARGAAN MASA KERJA

Salah satu resiko menjadi pekerja/buruh salah satunya adalah mengalami PHK atau pemutusan hubungan kerja, dipecat atau diberhentikan. Dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenegakaerjaan PHK diartikan sebagai pengakhiran hubungan kerja karena suatu hal tertentu yang mengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban antara pekerja dan pengusaha. Pemutusan Hubungan Kerja memang tidak diharamkan atau bukan menjadi barang haram tapi memberikan dampak yang besar bagi kehidupan pekerja/buruh.

Continue reading


SIAPA BILANG TIDAK BEKERJA TIDAK DAPAT UPAH ?

Hukum Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia pada dasarnya menggunakan prinsip ‘no work no pay’, yang artinya tidak bekerja, tidak dibayar. Asas tersebut pada dasarnya berlaku untuk semua pekerja/buruh, kecuali apabila pekerja/buruh yang bersangkutan tidak dapat melakukan pekerjaan bukan karena kesalahannya, tapi karena sebab lain yang diperbolehkan atau diatur oleh undang-undang.

Continue reading


PRESS RELEASE HASIL SURVEI KHL

Sebagai bagian dari tahapan penentuan Upah Minimum Kabupaten Sukabumi tahun 2015, maka SP TSK SPSI Kabupaten Sukabumi dengan mengajak federasi-federasi serikat pekerja yang berafiliasi dengan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Kabupaten Sukabumi yang terdiri dari Serikat Pekerja tekstil, Sandang dan Kulit/SP TSK Kab. Sukabumi, Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan/FSP PP SPSI Kab. Sukabumi, Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan dan Minuman/FSP RTMM SPSI Kab. Sukabumi, dan Persiapan SP Farmasi dan Kesehatan/FSP Farkes SPSI Kab. Sukabumi secara bersama-sama pada Hari Kamis, 04 September 2014 telah melakukan survei Kebutuhan Hidup Layak/KHL di 4 (empat) pasar tradisional yaitu Pasar Cicurug, Cibadak, Panggeleseran dan Sukaraja.

Continue reading